Nasib Timnas Senior di Pra Piala Dunia

Waktu lagi ngisi nulis blog ini aku lagi ngeliatin sepak bola antara indonesia vs iran yang berlangsung di jakarta, gelora bung karno. Setelah aku cermati agak teliti, ternyata apa yang terjadi ? Stadionya melompong hampir gak ada orangnya. Tentu ini berbeda kalau dibanding desember tahun 2010 dimana ada event yang bisa dikatakan, timnas sepak bola terbaik selama 10 tahun. Waktu itu stadion hampir 80 % penuh, twitter pemain bola langsung dipenuhi followers, semua TV pada nyaiarin persiapan bola. Heboh banget deh pokoknya

Udah tau Indonesia  gak punya peluang eh panpelnya tetep ngotot aja ngasih harga yang lumayan mahal buat tiketnya, sinilah rincianya



  • VVIP: Rp 500 ribu, tersedia 400 lembar.

  • VIP Barat: Rp 250 ribu, tersedia 4.000 lembar.

  • VIP Timur: Rp 100 ribu, tersedia 3.800 lembar.

  • Kategori I: Rp 75 ribu, tersedia 10.000lembar.

  • Kategori II: Rp 50 ribu, tersedia 13.200 lembar.

  • Kategori III: Rp 30 ribu, tersedia 18.600 lembar.


Lalu apa yang terjadi ? Penonton sepi, sepi banget... Yah kayaknya panpel juga pasrah aja tuh. Mungkin mereka mikir bisa dapet duit dari timnas u23 sea games.

****

Masalah paling awal adalah ketika terjadi kudeta di PSSI yang di pimpin Nurdin Halid. Setelah kudeta "Bersih-bersih" orang pun dilakukan oleh rezim baru pssi, yang paling mencolok dan sangat mengecewakan publik adalah di gantinya seorang pahlawan indonesia waktu AFF, Alfred Riedl. Padahal waktu itu banyak masyarakat yang mengelu-ngelukan dia loh. Katanya sih alasan dia dipecat karena tidak 'kooperatif' yaitu tidak memasukan Irfan Bachdim ke dalam skuad karena bermain di LPI.



Lalu munculah Wim Rijsbergen, seorang pelatih asal belanda yang belum mempunyai pengalaman sebagai pelatih kepala di manapun. Pengalaman melatihnya hanya menjadi asisten di negeri trinidad&tobago dan melatih PSM makassar yang bisa dikatakan gak hebat hebat amat. Lalu kenapa dia dipilih ? Karena katanya sih ni orang jago banget, iya jago pas jadi pemain. Tapi jago gak pas jadi pelatih?

Hasilnya di latih Wim Rijsbergen ternyata sangat buruk banget, gak pernah menang di semua laga yang di pimpinya ! Ini mungkin menjadikanya pelatih terburuk sepanjang masa di indonesia !! Entah mengapa rezim PSSI terkesan melindungi orang ini, padahal hampir semua masyarakat sangat-sangat-sangat membencinya. Dimulai dari pemainya, media, lalu maysarakat pada gak simpatik dengan pelatih yang lebih suka menulis daripada memberi instruksi pemainya di lapangan.



Emang sih ni orang bisa dikatakan berada di tempat yang tidak tepat, soalnya dia emang bawahanya rezim PSSI baru jadi deh dia harus bertahan dengan cacian maki terhadap PSSI baru ini. Gue sendiri sebenarnya emang gak bisa nyalahin wim atas semua kejadian ini, emang sih lawanya beda jauh ama yang pas piala AFF yang cuma ngelawan tim regional. Tapi tetep aja wim ini bukan untuk orang indonesia banget, pas press confrence lebih suka menyalahkan pemain. Coba bandingin ama jose mourinho (pelatih terbaik di dunia saat ini) yang sama sekali gak pernah menyalahkan pemain di lapangan

Media pun gak ada yang suka sama ni pelatih, bahkan terakhir gak ada berita apapun dari pelatih ini selama menangani timnas indonesia. Dia gak pernah diwawancarai, gak pernah di puji. Dia keliatanya juga agak marah sama media disini, emang lagi berantem kayaknya mereka.

Well, semoga ke depanya timnas bola indonesia lebih baik deh. Pemain mudanya lebih diperhatikan, gak ada pertikaian bodoh yang melibatkan politik lagi. Ah bosan dengar nama politik di indonesia, kayak anak kecil rebutan permen. Malu-maluin aja.

***

Ada yang menarik dari timnas senior ini ? Apa ? yaitu SCTV yah, iya sctv udah berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan rating eh tauknya timnas senior malah ditinggalkan ama penontonya. Setelah di hajar sama RCTI waktu piala AFF, SCTV berani bayar mahal buat tayangan timnas. Eh malah sekarang orang-orang nonton ke rcti atau tvri untuk liat timnas u23 sea games. Kasian juga sctv yah,

Comments

  1. IMHO, memang timnas senior kalah level dari IRAN, QATAR, dan BAHRAIN tapi yang saya sayangkan adalah saya melihat daya juang pemain senior itu sudah tidak ada lagi... sepertinya mereka udah kalah duluan sebelum bertanding. . nah, kalo saya lihat sih permainan timnas menurun habis sejak ditangani si WIM, pelatih WIM terlalu banyak duduk nulis catetan di bench dari pada teriak buat nyemagati pemain dan malah nyalahin pemain kalo kalah. sebenarnya timnas kita punya potensi untuk mengimbangi permainan tim2 dari TIMTENG tergantung gimana pelatih mengatur strategi permainanya dan saya juga lihat WIM juga sering rotasi pemain sana-sini jadi bikin permainan tidak jelas.
    intinya PSSI secepat mungkin ganti WIM karena dia bukan pelatih yang tepat tuk timnas.

    ReplyDelete
  2. hahaha apesnya sctv klo gitu ya mas.. :))

    ReplyDelete
  3. Saya malah pengen semua pemain timnas senior digantikan oleh pemain U-23. :lol:

    Itu fantasi liar saya. Gak mungkin lah ya. Sisakan beberapa timnas lama yang amat berpengaruh utk kesatuan tim, barangkali Bepe, Firman Utina, dan... siapa lagi ya? Bek semacam Hamka, Roby, dan Maman, singkirkan aja. Ganti dengan Gunawan DC, Abdurrahman (atau Abdul Rahman?), Stevie Bonsapia, dan Diego. :D

    Eh, kok malah membicarakan pemain ya? :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Susahnya Pasang Indihome di Nagekeo

Resident di Era Covid

Pembasmi Pembuang Tinja Sembarangan