Sejarah, Dosa, Politik : Bakrie Brothers

Dari semua pengusaha yang ada di Indonesia mungkin nama klan bakrie adalah yang paling terkenal. Wajar aja sih karena ni salah satu anggotanya si, aburizal bakrie, masuk dalam partai politik yang cukup gede dan ngebet juga masuk jadi Presiden Indonesia. Nah aku pengen ngebahas dikit aja ama ini pengusaha yang masuk daftar orang terkaya di Indonesia menurut majalah Forbes.

Bakrie Logo

Kalo diliat dari sejarahnya bakrie ini didirikan oleh bapaknya si ical (sebutan aburizal bakrie) achmad bakrie. Waktu itu perusahaanya yang dibangun sekitar tahun 1940 bergerak di bidang perdagangan Karet, Lada dan Kopi. Yah komoditas itu kan emang paling laris waktu jaman penjajahan. Kalo di bandingkan dengan sekarang sih bisnis Bakrie Brothers ini gede banget, mereka punya perusahaan batu bara terbesar di DUNIA !!, telekomunikasi, media, tambang. Wih pokoknya banyak banget deh,  wajar aja  menurut securities.com asetnya sekitar 34,171 trilyun di tahun 2011.

Kalo diliat sebenernya ni orang termasuk pengusaha yang sukses, liat aja dia membangun perusahaanya sebesar itu. Sebenernya gimana sih track record tiba-tiba menjadi sukses ?

**

Dulu TV one, iya tv punyanya dia sendiri, pernah wawancara dengan pemiliknya sendiri (Narsis ya?) Ical mengenai karir bisnisnya. Si ical ini pernah ngomong ketika krisis tahun 98 dia tiba-tiba kehilangan uangnya dan meninggalkan hutang-hutang, bahkan dia pernah ngomong

“Saya bahkan lebih miskin dari pengemis pada saat itu”.

Tapi karena emang dia punya otak bisnis sekuat orang yahudi. Setelah mengatur semua hutang-hutangnya, dia bersama adiknya nirwan dan Indra, akhirnya memutuskan memasuki bisnis di sektor energi (Batu bara, minyak,). Langkah pertama yang mereka lakukan adalah melakukan akusisi tambang bernama Arutmin dan KPC dari  Beyond Petroleum (BP) dan Rio Tinto, senilai US$ 700 juta. Loh, katanya sebelumnya si bakrie ini gak punya uang ? Darimana dong mereka bayar perusahaan itu ? Nah inilah yang menjadi keahlian atau aib bakrie hingga saat ini, mereka menggunakan duit utang untuk membayar semua pembelian tersebut.

Disinilah kehebatan dari bakrie bernegoisasi walau gak punya duit tapi dia berhasil meyakinkan bank, bank investasi untuk minjem duit mereka bahkan bakrie sampai menawarkan diskon untuk pelanggan KPC dan Arutmin dengan diskon asal mereka membayar di muka dulu (yang bahkan dia belum membeli KPC dan Arutmin).

Sampai saat ini sih bakrie bisa dikatakan jenius bukan?

Tapi sayang ternyata ini orang jadi makin doyan ngutang, utangnya perusahaan mereka aja gueeeeeeedeeee baaaaanget (Harus lebay karena emang hutangnya banyak banget!). Mau tau Utangnya berapa ? Coba klik ini

Lalu jangan lupakan dosa lapindo, ribuan orang menanggung dosa yang gak dibuat, triliunan duit rakyat dibuang pemerintah untuk menutupi lapindo dengan alasan “Bencana Alam”.

Lapindo

Mungkin yang ngerasain efeknya adalah orang jawa timur, makanya sampai saat ini si bakrie gak akan pernah datang ke zona lapindo. Oh iya menurutku zona lapindo itu gak cuma terkena lumpur tapi kena dampak, seperti orang surabaya-malang-pasuruan yang perjalananya menjadi terhambat karena dampak itu. Bayangin dulu mlg ke surabaya cuma 50 menit menjadi 2-4 jam !

Rothschild

Lalu ada media provokatifnya berupa tv oon, yang senantiasa mengabarkan berita bohong terbaru. Ada-ada aja deh beritanya, misalnya ketika perusahaan mesin uang mereka BUMI (yang isinya ada KPC dan arutmin) mau di take over oleh seorang pengusaha yahudi jenius Nat Rothschild, fyi menurut kabar burung yang beredar Rotschild adalah penguasa dunia, kekayaan keluarga Rotschild aja katanya sih melebihi Bill Gates, nah saat itu TV oon mohon-mohon pemerintah disuruh membantu Bail Out. Perusahaanya utangnya gede, manejemenya buruk, kagak pernah bayar pajak eh kok malah minta bantun, bisa dikatakan  Bakrie melakukan “salah langkah” karena berbisnis dengan Rotschild tapi jangan nebus pakai duit rakyat dong !

Salah satu temen pernah bercanda : “Biarin aja bro, toh dia pernah ngaku lebih miskin dari pengemis kan, nah di UUD anak miskin kan di pelihara oleh Negara”

Lalu ada dosa dengan PSSI, jangan lupa sepak bola hampir 10 tahun dikuasai oleh bakrie dan gak terima karena kekuasanya diambil sama orang lain sekarang. Walaupun sama-sama salahnya kedua orang yang berantem di PSSI tapi ya tetep aja ini menentukan watak gambaran jika “bakrie mengatur indonesia”. Gak bayangin deh kalo tiba-tiba ada dua presiden.

**

Nah karena bingung mau nulis apa aja di judul, jadi aku pengen masukin unsur politik. Walupun aku kurang tertarik bahasan politik, tapi aku pernah baca-baca di buku kalo tujuan pengusaha yang masuk ke politik lebih condong ke arah conflict of interest atau kemungkinan besar untuk memajukan perusahaan yang di kelolanya atau korelasinya sendiri. Hal ini beda jika yang emang nasionalis sejati ya seperti layaknya Bung Karno. Nah bagaimana menurutmu abruzial bakrie ? Seorang nasionalis, atau dia hanya menjadi pion bakrie brothers untuk menjadi politikis ?

Oh iya mau nambahin walaupun dia emang banyak dosa, tapi tetep aja dia adalah salah satu contoh pengusaha sukses setelah krisis 98 ini dan jangan lupa perusahaanya juga menghidupi banyak orang indonesia walaupun ya gitu dehh….

kriiie bakriee.. ora sudi aku milih kowe pas pilpres

3 Comments

Leave a Comment.