Malang, Salah Satu Alternatif Destinasi Wisata di Asia

Mungkin ini sebenernya berita lama tapi karena belum pernah ngebahas jadi gue tulis aja disini. Ada yang belum pernah denger kota Malang ? Well, kalo belum pernah denger sih kebangetan yah, harus tau dong ! *maksa*


Jadi gini, di tahun 2012 kemarin salah satu situs booking online yaitu agoda mengeluarkan10 Fresh Asian Destinations 2012 dan kota malang menjadi salah satu nominasinya. Di reviewnya ditulis jikaMalang is a large East Javan city with ancient Mataram and Dutch colonial heritage. Its cool climate, bougainvillea-dotted avenues and colorful landscapes have earned it comparisons to Europe, an image in dramatic contrast to the nearby volcanic mountain range of Bromo-Tengger-Semeru National Park.

Hmm.. jadi daya tarik yang di tampilkan adalah keindahan kota yang mirip dengan eropa masa sih. Dan cuacanya yang dingin.. yah kalo dibandingin kota surabaya yah malang lebih dingin lah !






[caption id="" align="aligncenter" width="430"]Bromo (Justhetravel.com) Bromo (Justhetravel.com)[/caption]


Jadi ditulis kalo yang ditampilin adalah barisan gunung Bromo-Tengger-Semerunya, klasik aja sih. Kawasan gunung ini emang dari dulu udah dijadin salah satu destinasi favorit kalo ke malang. Bromo sebagai salah satu kawasan mainstreamnya bisa di capai menggunakan kendaran pribadi, perjalanan dari malang berkisar 4 jam kalo melewati probolinggo dan 2-3 jam kalo ngelewati tumpang.





[caption id="" align="alignnone" width="351"]Ranu kembolo, Semeru Ranu kembolo, Semeru[/caption]


Lalu ada Semeru, sempet beken karena film 5 cm ini juga menjadi kawasan yang dibuat wisata. Berbeda ama bromo yang bisa dicapai dengan kendaran pribadi, disini orang harus melakukan hiking atau berjalanan kaki yang kira-kira membutuhkan waktu 4-5 jam untuk ke ranu kembolo dan beberapa jam untuk sampai ke puncak semeru, belum lagi bahaya dari gas berbahaya yang dikeluarkan gunung membuat kawasan ini bukan untung sembarang orang.


Yah tapi sayaang banget yang ditampilin cuma itu padahal memiliki masih ada wisata yang menarik misalnya pantai-pantai di selatanya yang luar biasa. Pernah denger pulau sempu ? Pulau ini bahkan bisa dibandingin ama pulau phiphi yang ada di thailand. Cuma bedanya disini masuk dalam kawasan alam lindung sehingga tidak boleh seenaknya orang datang kesana


Pokoknya kalo ke malang asik deh !


Cuma ya gitu, seperti keadaan dimanapun di Indonesia transportasi umum mungkin akan menjadi kendala jadi kalo gue saranin sih pas ke malang nyewa mobil beserta supirnya, kalo mau lebih irit pake GPS. Kan sekarang di handphone udah banyak yang ada GPS nya.


Ini ada video tentang kota malang yang pernah gue buat waktu ada acara LKMM Nasional di kampus. Buatnya cuma dalam waktu 48 jam ! Hahah The Power of Kepepet banget dah

Comments

  1. Tentulah ingin kembali ke Malang. Belum puas melakukan wiskul yang dari tayangan acaranya Pak Bondan sukses membuat saya "ngiler". Terakhir ke Malang, wiskul yang saya lakukan terlalu mainstream soalnya, yakni nongkrong di Toko Oen.

    ReplyDelete
  2. trima kasih buat kunjungannya ke blog saya :)...

    wahhh jadi pengen hunting ke malang nihhhh..... :D

    ReplyDelete
  3. itu sebenernya lokasinya jauh dari kota malangnya ya? klo di malangnya aku sih bingung mau wisata kemana hihihihii

    ReplyDelete
  4. Berbeda ama bromo yang bisa dicapai dengan kendaran pribadi, disini orang harus melakukan hiking atau berjalanan kaki yang kira-kira membutuhkan waktu 4-5 jam untuk ke ranu kembolo dan beberapa jam untuk sampai ke puncak semeru, belum lagi bahaya dari gas berbahaya yang dikeluarkan gunung bromo membuat kawasan ini bukan untung sembarang orang.

    kayanya salah kalimat tuh ngomong ranu kumbolo tapi ujung-ujungnya kok gunung bromo? :p

    ReplyDelete
  5. Nah lho, jadi sebenernya syuting film 5cm itu deket ama bromo ya? Lebih terkenal Bromo daripada Semeru buat telinga saya sih --a

    ReplyDelete
  6. ke malang.. mau metik apel ah, LOL.
    pengen ah nanti ke sana.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Susahnya Pasang Indihome di Nagekeo

Resident di Era Covid

Pembasmi Pembuang Tinja Sembarangan