Pengalaman Pertama Naik Mandala Tiger Airways

Pernah ngerasain naik pesawat mandala airlines ?

Semenjak dibeli ama perusahaan Tiger Airways mandala semakin sering ngadain promo dan yang paling heboh adalah harga tiket cuma 100 perak (tapi totalnya sekitar 35.000 buat ongkos pemesanan) untuk rute-rute barunya. Setelah mencari tanggal dan destinasi yang cocok, akhirnya dapet juga rute surabaya ke kuala lumpur dengan harga 25.000 untuk penerbangan 3 bulan kedepan, yang menurut gue gak terlalu lama. Not bad laah





Penerbangan surabaya-kuala lumpur dimulai dari pukul 14.00 dan gue checkin jam 12.00.

Terakhir gue naik tiger airways ketika di singapore, pengalaman waktu itu antrian dari check in sangat panjaaaaaaang.. Hal ini membuat gue berpikiran harus cepet-cepet checkin di surabaya, tapi hal itu gak terjadi disini karena? belum ada yang checkin (mungkin gue kecepetan ya?). Fyi, mandala sampai saat ini belum bisa melakukan web checkin. Ini berbeda ama sainganya, air asia, yang kita bisa web checkin, membeli bagasi, bahkan mengganti nomer paspornya secara online

2 jam setelah menunggu akhirnya kesampaian juga mendapat panggilan untuk masuk ke dalam pesawat. Kesan pertama ngeliat pesawat adalah : ini tiger airways banget deh, dengan corak dan warna kuning yang gak jauh beda ama induk perusahaanya.

Sampai masuk ke dalam kabin, gue ngeliat keadaan pesawat A320-200 ini tampak bersih, hmm... walaupun ini penerbangan promo tapi tetep aja mereka menjaga kebersihan. Lalu dengan seat nya, emang sih tampak agak sempit bagi gue. Kursinya juga tidak bisa dengan leluasa dimaju-mundurkan karena jarak yang mepet antar kursi. Tidak ada entertainment disini, jadi kebanyakan orang bawa ipad atau galaxy tab sendiri

Dari 180 seat, tampak hampir penuh juga dengan orang indonesia. Hanya ada 2 cewek bule di antara kerumunan orang indonesia yang tampaknya tenaga kerja indonesia di malaysia ini.

[caption id="" align="alignnone" width="311"]Seating (boardingarea.com) Seating (boardingarea.com)[/caption]

Lalu bagaimana pramugarinya ? Menurut gue dibandingkan airasia, pramugari di mandala lebih tua dan agak keliatan gak 'ramah' dan yang pramugaranya keliatan agak melambai. Mungkin ini banyak pramugarinya jaman mandala dulu sebelum bangkrut yah.

Untuk peforma perjalanan jarak dekat emang apapun pesawatnya tidak masalah, tapi kalo udah menempuh jarak jauh dengan penerbangan lebih dari 3 jam menurut gue pesawat ini tampak agak gak nyaman, ya namanya juga low cost airlines. Kan yang penting nyampe di destinasi dengan selamat walau gak nyaman

Gue jadi kepikiran dulu ada pesawat model ginian jalan dari kuala lumpur ke london yang membutuhkan 12 jam penerbangan. Pasti nyampe di london langsung patah semua badanya.

 

[caption id="" align="alignnone" width="196"] Seat di pesawat A320-200[/caption]

 

Comments

  1. Pertama kali naik low cost airline saya pun mengeluhkan hal yang sama, jarak tempat duduk yang rapat-rapat itu. Tapi setelah beberapa kali terbang, ya pasrah saja. Yang penting tiba di tempat tujuan dengan selamat. Tapi itu catatan khusus untuk penerbangan di bawah 3 jam ya. Hehehe...

    ReplyDelete
  2. murah bener itu promonya. tapi sayang destinasinya ke KL
    coba itu ke lomnok atau bangka belitung pasti ane hunting juga tuh
    hehehe

    belom pernah make mandala tapi kalo tiger pernah sekali pas ke spore
    nyamannya sih ontime plus dapet snack kue

    hehehe

    ReplyDelete
  3. Kalau saya sangat kecewa dg mandala. Saya datang 06.00 sedangkan take off 06.45. Namun, saya tidak diperbolehlan check-in. Tempat check-in di terminal 3 domestik dan international juga di campur. Pekerjanya sibuk mengurusi penerbangan international saya dan 4 penumpang lain ditelantarkan. Sejujurnya pelayanan juga sama sekali tidak memuaskan.

    ReplyDelete
  4. Untuk KUL-LHR D7 menggunakan A330/A340

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Susahnya Pasang Indihome di Nagekeo

Resident di Era Covid

Pembasmi Pembuang Tinja Sembarangan