Posts

Showing posts from February, 2014

KFC Sarinah Malang

Image
Entah lah ketika  berada di salah satu tempat makan fast food di daerah pusat kota malang ini gue selalu berpikiran dengan masa-masa dimana ketika kuliah. Ketika saat itu kfc lagi berbenah ni, mereka mulai membidik pasar anak muda dengan membuat kfc tampak lebih "gaul".

Kalo dulu mereka lebih suka bermain di pasaran anak kecil, akhirnya anak kecilnya udah jadi gede lalu mereka menyesuaikan deh.

Ketika pertama kali kfc dipermak gue paling sering nongkrong disini, apalagi ketika masa-masa belum dijajah anak muda seperti saat ini, kayaknya hampir setiap pertemuan gue lakuin disini. Apalagi gue punya sms goceng dari KFC, jadi deh gue lebih sering duduk menikmati kfc float gratis, wifi,dan nongkrong lama disini.



Jadi inget ketika pertama kali dateng disini, sama fahmi lemur, ketika itu gue pertama kali pindah dari its ke brawijaya dan ngajakin dia untuk nonton tim bola favorit gue, aston villa, disini. Lalu gue juga mengingat ketika kumpul ama temen band : iqra, ramid, rama, disini …

Kübler Ross model : 5 Tahap Sebelum Menerima Sesuatu

Pada sekitar tahun 1969, salah satu satu dokter ahli jiwa (psikiater) Elisabeth kubler di amerika mengeluarkan buku On Death and Dying, yang berisikan pengalaman dia ketika menangani salah satu pasien dengan penyakit komplikasi yang cukup parah hingga pengobatan pada saat itu tidak bisa menyembuhkan. Saat itu dia beranggapan kurangnya pengetahuan tentang bagaimana menghadapi pasien seperti itu, jadi deh buku ini keluar.
Dari buku ini yang menarik adalah dikatakan kubler-ross model yaitu "5 tahap kesedihan" ketika menghadapi masalah, gue sih lebih seneng nyebutnya dengan "5 tahap sebelum menerima sesuatu", karena kalo ngomong kesedihan itu agak gak elit. Kesanya kayak anak galau gimana gitu, lagian kan akhir dari model ini adalah berhubungan dengan menerima kenyataan.

Apa aja 5 stadium nya ? Biasanya disingkat dengan DABDA, yaitu :


Denial : Dengan keadaan yang sulit dipercaya, seseorang akan berusaha untuk mencari alasan bahwa hal yang terjadi adalah tidak benar.
Anger

Pura-pura sakit jiwa atau ditangkap?

Ketika  pulang dari poli jiwa salah satu dokter nanya ke gue.
"Kamu waktu itu liat gak, pasien yang sempet nyorat-nyoret wajahnya sendiri ketika saat itu ?" Tanya dokter itu.
Gue lalu berpikir.
Pasien di tempat jiwa ini aneh dan unik-unik kelakuanya (namanya juga orang kena gangguan jiwa ric! ) dan salah satu yang unik adalah orang yang mengalami skizofrenia hebrefenik. Ciri yang paling menonjol dari orang dengan gangguan ini adalah mereka tiba-tiba mengalami regresi perilaku atau bisa dikatakan mereka berperilaku mundur; tidak sesuai dengan umurnya.
Jadi mereka akan berperilaku seperti anak kecil, suka mainan air atau tanah sendiri. Lalu sifatnya pun seperti anak kecil, yang gampang menangis, suka mencorat-coret dinding, dan manja. Sering kalian kalo melihat gelandangan di tepi jalan yang sering berperilaku seperti anak kecil tidak sesuai dengan umurnya maka bisa dibuat contoh orang dengan perilaku seperti ini.

Dengan mengulang memori kembali, akhirnya gue sedikit mendapat gamba…