Rawon Bubur

Di rumah, makanan tersisa adalah hal  jarang terjadi. Bukan karena kita keluarga rakus yang akan makan sampai abis semua, tapi nyokap punya kebiasaan unik yaitu selalu me “recycle” makanan sisa menjadi sesuatu yang baru. Misalnya kalo semalem kita abis beli sate dan gak abis, maka besok pagi makanan itu akan berubah menjadi nasi goreng sate. Lalu misalnya pernah martabak, daging sapi, mie gak abis malemnya tiba-tiba pagi udah berubah menjadi makanan-yang-gak-ada-namanya, tapi menurut gue biar gampang bisa dikatakan itu adalah Martabak Daging Mie


Pokoknya nyokap adalah bartender makanan deh.  Kekuatanya adalah dengan mencampur sesuatu makanan yang bahkan gak cocok, menjadi “sesuatu”. Sayang sesuatu ini kadang gak sesuai rasa, misalnya ketika gue dulu sakit thypoid



**


Sakit thypoid adalah salah satu penyakit yang menyebabkan terganggunya pencenaan, hal ini menyebabkan  harus makanan yang lunak dan gak menganggu usus . Di saat ini nyokap yang mendengar dokter yang mengatakan hal tersebut lalu membelikan makanan yang lunak, seperti bubur.


Bubur adalah salah satu makanan favorit gue, yah pasti seneng dong kalo disuruh makanan seperti itu. Dengan lahap gue selalu makan bubur yang diberikan nyokap, satu kali, dua kali, gue merasa bosan karena makan itu-itu aja. Akhirnya nyokap mencoba untuk membelikan rawon,


Sama seperti bubur, saat itu rawon adalah makanan kesukaan gue. Setiap hari sabtu, sama bokap selalu beli rawon. Enak banget deh.


Disini lah bencana terjadi, karena rawon yang gue makan gak abis. Nyokap entah mendapat ilham dari mana, mencoba untuk “mix” antara rawon dengan bubur tersebut. Ketika diberikan makanan tersebut, gue hanya melihat dan berpikir sejenak


“ Makanan apa ini ? “ Pikir gue, melihat bubur yang bewarna item karena kecampur ama rawon.


Lalu karena sudah sering mendapat makanan mix dari nyokap, akhirnya gue pun mencoba makan.


Satu suapan. Aman


Dua suapan. Uh.. kok aneh


Tiga suapan. Ampun gak kuat


Karena merasa mual, gue akhirnya gak meneruskan makanan. Rasanya aneh banget, bahkan membuat gue kapok untuk makan bubur dan rawon lagi hampir selama setaun.


Nyokap yang merasa bersalah, hanya ketawa aja melihat hasil “mix” kali ini gagal.


“Mama kira enak makananya ric !”, bela nyokap saat itu.


Yaelah, enak darimana, bikin trauma yang ada maaaaaa..

Comments

  1. emm, thypoid sama thypus itu sama gak sih?

    ReplyDelete
  2. Abaaanngggg ketawaaa ngakakkk :))) Mamah echapun suka banget tuhhh recycle makanan sisa, intinya ternyata wanita itu kreatif ya bang :) *lalu kabur :p

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Susahnya Pasang Indihome di Nagekeo

Resident di Era Covid

Pembasmi Pembuang Tinja Sembarangan