Selamat Bandara Lombok ! Kamu Berubah

Kalo misalnya lombok pariwisata tidak bisa semaju dengan bali, atau mungkin malah kesalip dengan pendatang baru di daerah jawa timur yaitu banyuwangi, maka bisa menyalahkan sistem pariwisata disana. Ketika pertama kali datang di lombok, saya udah bergumam dalam hati


Gile tempat keren gini pariwisatanya kalah ama bali ?


Lombok sendiri mempunyai pariwisata yang cakep-cakep, mulai dari pantai, tempat diving didaerah gili, gunung rinjani dan tambora. Tinggal bagaimana promosi yang harus dilakukan untuk meningkatkan wisatawan kesana. Bisa dilihat banyuwangi yang pemerintahnya sering mengadakan event berskala internasional.


Coba aja ketik "event banyuwangi" dan bandingkan dengan "event nusa tenggara barat" atau "event lombok". Maka akan ditemukan website http://bwifestival.com/ website yang berisi kalender acara di banyuwangi. Keren ! Sedangkan kalo dari event lombok ? Gak ditemukan apa-apa


Oke


kali ini saya akan menceritakan pengalaman di lombok. Well, tenang aja semoga ga boring karena saya akan membahas dari sisi lain.



**


Bandara lombok


Saya nyampe di lombok sekitar pukul 8 pagi, nyampe di bandara lombok. Saya sendiri sedikit kagum, kenapa ? Karena masyarakat di lombok daerah bandara tepatnya, tampak sudah meninggalkan berwisata-di-bandara-mereka. Cerita ini saya dapatkan dari dua temen saya yang emang asli lombok. Saat itu dia mengatakan


"Bandara lombok baru, pas keluar kayak disambut macem artis, banyak banget orang yang melihat ke arah kamu. Coba kamu menghadap anak kecil lalu melambaikan tangan, pasti mereka ikutan juga.", Kira-kira begitu cerita mereka


Karena sedikit gak percaya, ketika pertama kali datang di lombok, sekitar tahun 2013 saya melihat kejadian itu dengan mata kepala sendiri. Wow, ternyata bener banyak sekali masyarakat lombok yang cuma main ke bandara untuk melihat pesawat dan kedatangan penumpangnya sendiri. Gak ketinggalan jajanan ala cilok, pentol, siomay yang jualan di gerobak sepeda berkeliaran disana. Tapi tahun 2015 sudah beda, tidak terlalu banyak kerumunan orang-tanpa-tahu-arah (atau mungkin karena datangnya terlalu pagi ?)


Selamat Bandara Lombok ! Kamu Berubah




[caption id="" align="alignnone" width="502"] Bandaranya rame banget (globaltravelmate.)[/caption]


**


Karena postinganya dikit banget mengenai bandara lombok, jadi saya nambah lagi satu tulisan tentang lombok*


Namanya Mirip-mirip


Ketika itu saya lagi digonceng naik sepeda motor dengan teman bali saya, sebut saja namanya pram. Saat itu emang lagi perjalanan ke pelabuhan bangsal untuk menyebrang ke gili trawangan. Si pram tiba-tiba bertanya


"Orang lombok ini gak kreatif ya?", tanya dia


"Hah gak kreatif gimana pram?", saya balik bertanya


"Coba liat, ada nama daerah kediri, itu kan nama kota di jawa timur, lalu ada juga pelecing, kan mirip-mirip sama yang di bali, ada juga nama mataram, kamu tau kan kesultanan mataram itu di daerah jawa"


Lalu saya berpikir sejenak, iya bener juga ya banyak nama daerah disana mirip di tempat lain.


"Ah, gapapa lah pram, namanya juga masih satu Indonesia ! ", balas saya.


Kalo dipikir emang bener, banyak banget nama familiar yang berada disana. Ada yang tahu kenapa gak orang lombok yang baca tulisan ini, hehe?


**


Mau tau keseruan tentang lombok ? Nanti saya tulis lagi satu satu, sabar. Heuehe..

Comments

  1. Kan katanya karena Lombok banyak orang pendatang, makanya nama daerahnya mirip-mirip gitu.. Hihihi.. :P

    Ah.. Uda lama nih ngga ke Lombok..

    ReplyDelete
  2. rencana bulan depan ke Rinjani :D #kalaujadi

    ReplyDelete
  3. Hihi, baru tau aku kalau namanya mirip-mirip :)

    ReplyDelete
  4. unik juga itu depan bandara banyak motor yg parkir :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Susahnya Pasang Indihome di Nagekeo

Resident di Era Covid

Pembasmi Pembuang Tinja Sembarangan