Mengapa Gresik ?

Bokap ama nyokap dari awal ketika ngeliat ada pilihan kota malang untuk internship selalu ngomong

“Kenapa sih milih gresik daripada malang?,”

Inilah campuran antara kegagalan strategi, ketidakberuntungan, dan antara suka-atau-duka deh.

**

Ketika pertama pilihan kota yang dibuka untuk dokter internship, cukup banyak pilihanya. Karena lulusan brawijaya adalah yang terbanyak, maka mungkin kota malang di buka 3 rumah sakit atau sekitar 56 orang bisa masuk ke kota malang. Selain itu ada beberapa kota kecil yang buka tiga, termasuk gresik.

Sedikit naif, saya beranggapan bahwa internship pengen diluar malang karena pengen mencoba suasana baru, lingkungan baru, apalagi terakhir hidup diluar di surabaya dan itupun cuma satu tahun.

Lalu untuk melihat “peta persaingan” maka dibuat survei yang meliputi semua anak di jawa timur, mereka akan memilih wahana mana ?

Ketika keluar saya melihat rumah sakit semen gresik hanya terisi 3 orang dari kuota 18 orang. Dengan pede setinggi langit saya ngajakin aja temen-temen untuk masuk kesana. Total 8 orang kita akan masuk, kalo ditotal 11 orang masuk deh

“Rek, kita punya peluang bagus ini kalo sama-sama di semen gresik !,”

Saya si optimis aja bisa barengan dengan kumpulan-anak-yang-selalu-dibelakang-saat-kuliah.

Oh iya, pemilihanya cukup gaul : menggunakan online. Saat pemilihan tiba, sama seperti dengan cepet-cepetan beli tiket promo online maka disini digunakan “hungry games” ketika masuk langsung “Server not found”menandakan server yang udah overload. Karena kebiasaan tiket online, maka saya sih gak susah amat, yang penting teknik kalo gini mah bukan bandwidth berapa kecepatanmu. Emang itu menunjang sih, tapi tetep aja teknik penting.

Ketika temen-temen masih eror, dalam 20 menit saya sudah masukin dua nama. Saya dan bimo, lalu rosyid menyusul berhasil memilih. Ketiga saya berhasil memasukan robbi sampai ketahap pemilihan, lalu saya melihat keganjilan

Daftar pemilihan cuma 28 dari 30 yang tersedia. Lalu saya scroll lagi ketakutan muncul : Rumah sakit yang dipilih gak ada !

Kampret, dalam hati mengutuk diri sendiri. Berhati rumah sakitnya sangat laris, buktinya dua pertama yang habis duluan. Padahal survey mengatakan hal sebaliknya.

Akhirnya gagal deh masukin semua anak ke gresik, dan cuma empat orang aja yang tersisa di gresik. Sebuah kota yang terkenal sebagai kota santri, tapi ketika saya ngomong ke temen dia cuma ngomong : santri banyak alias kawasan industrinya yang banyak. Kota yang memiliki UMR sebesar 3 juta sedangkan bantuan dari pemerintah buat dokter internship 2,5 juta *sigh*

2 Comments

Leave a Comment.